//
you're reading...
Umum

Failed State Index 2012. Indonesia? posisi-63

The Fund for Peace merilis Failed State Index/Index Negara Gagal tahun 2012. Indonesia berada pada posisi 63. Ada beberapa indikator yang mengemuka. Efektifitas Pemerintah Pusat dalam mengendalikan atau mengontrol Pemerintah Daerah, Layanan Publik yang buruk, Kesenjangan Ekonomi dan Pembangunan, Cadangan pangan yang kian menipis, Korupsi, Komitmen Pemerintah menyangkut persoalan HAM serta angka kemiskinan yang makin besar ditambah tingginya angka pengangguran menjadi dasar untuk menempatkan Indonesia dalam kategori ini.

Penggolongan Negara Gagal dikelompokkan dalam empat kategori, yakni Alert (waspada), Warning (Peringatan), Moderate (Sedang) dan Sustainable (Bertahan). Memang Indonesia belum berada dalam posisi Alert sebagaimana Somalia yang berada pada peringkat pertama, tapi ini mesti mendapat perhatian dari Pemerintah. Setidaknya menjadi peringatan dini dan bentuk koreksi dalam pengelolaan Pemerintahan.

Tidak perlu muluk-muluk seperti Finlandia yang berada pada grade 178 (Sustainable/Bertahan), setidaknya kita bisa menjauh (Moderate/Sedang). Karena selama ini Indonesia belum pernah berada pada posisi itu. Rilis tahun 2012 ini membuat Indonesia mesti malu terhadap Negara seperti Vietnam. Vietnam berada pada posisi 96. ternyata sejak tahun 2005 hingga 2010, Indonesia mungkin lebih senang berada dalam kategori “Waspada”. kita belum pernah mampu berada pada kategori Sedang/Moderate dan karena itulah kita tidak perlu bermimpi dulu untuk berada pada posisi Bertahan/Sustainable.

Mungkin kita tidak perlu buru-buru marah dengan rilis ini. Tentunya sebagai orang Indonesia rasa kebangsaan dan nasionalisme kita sudah pasti tersulut dengan hal itu. Tapi coba tengok beberapa fakta yang ada. Sepertinya memang rilis ini mendekati kebenaran. Lihat saja pemberitaan sehari-hari, hampir semua dijejali dengan permasalahan yang erat kaitannya dengan korupsi, kesenjangan, pelanggaran HAM, pengangguran, kemiskinan, layanan pendidikan dan kesehatan yang buruk serta makin sulitnya kita tersenyum melihat kenyataan bahwa Negara kita sudah familiar dengan impor. Impor beras pula. Bukannya kita dulu negara pengekspor beras? Sekarang? Banyak yang antre untuk mendapatkan sekian kilo Raskin.

Kita dan wakil kita (Pemerintah dan DPR) mesti cepat-cepat tersadar dari mimpi. Bukan saja karena failed State Index ini, tetapi coba lihat data Human Development Index/Index Pembangunan Manusia kita yang berada pada posisi 124 di tahun 2011 setelah pada tahun 2010 kita berada pada posisi 108.

Walaupun begitu, kita sudah semestinya WAJIB memelihara harapan. Harapan adanya perbaikan, perbaikan pengelolaan negeri ini, perbaikan terhadap penanganan HAM, ekonomi, pengangguran, kemiskinan, pendidikan, layanan publik, kepedulian terhadap buruh migran, dan kepastian akan perbaikan lembaga penegak hukum khususnya dalam penanganan kasus korupsi.

Sumber: Dari berbagai sumber.

About tanahkerontang

Berusaha untuk Berpikir Cerdas, Bekerja Keras, Bekerja Tuntas dan Bekerja Ikhlas

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: